Tak Ada Jaga Jarak, Solat Tarawih Wajib Pakai Masker

Ilustrasi solat jamaah pakai masker/ Foto: Kumparan

JAKARTA – Wakil Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia (MUI), M Ziyad meminta kepada umat IslamĀ  menggunakan masker ketika menjalankan salat tarawih berjemaah di masjid pada bulan Ramadan 1443 H bulan depan.

Dia menjelaskan jika pandemi belum selesai, saf sudah bisa agak merapat tapi harus tetap pakai masker untuk menghindari diri dari penyebaran virus yang misalnya dibawa oleh pasien OTG.

Ziyad juga menegaskanĀ  umat Islam yang merasa sedang sakit untuk tak beribadah ke masjid terlebih dulu.

“Lalu kaum muslimin yang mungkin merasa sakit panas atau batuk-batuk, Ya sudah di rumah saja. Karena virus corona ciri-cirinya seperti itu. Sehingga memberikan keleluasaan bagi saudara kita yang sehat bisa beribadah,” kata dia.

Ziyad menyambut baik langkah pemerintah yang memberikan keleluasaan bagi umat Islam kembali beribadah tarawih di masjid. Karenanya, Ramadan tahun ini seharusnya menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk terus meningkatkan ibadahnya.

“Dengan memberikan ruang ini sebagai kegembiraan spiritual bagi kaum muslimin setelah 2 tahun pandemi yang fluktuatif mencemaskan itu kita menahan diri beribadah di rumah masing-masing,” kata Ziyad, dikutip CNNIndonesia.

Advertisement