Tak Hanya Fisik, Ini Ragam Bullying yang Sering Terjadi

Ilustrasi bullying. (Foto: CGN089/Shutterstock)

JAKARTA, KBKNews.id – Perundungan (bullying) masih menjadi persoalan serius yang terjadi di berbagai lingkungan, mulai dari sekolah, rumah, hingga media sosial. Sayangnya, tak semua orang mampu mengenali berbagai bentuk perundungan, terutama yang dilakukan secara halus atau terselubung.

Padahal, memahami ragam bullying merupakan langkah awal yang penting untuk mencegah serta menanganinya sejak dini.

Setiap jenis perundungan dapat berdampak negatif terhadap kondisi mental, emosional, maupun sosial korban, bahkan dalam jangka panjang.

Lalu, apa saja bentuk-bentuk bullying yang sebaiknya diketahui oleh orang tua, pendidik, dan masyarakat luas? Berikut ini penjelasannya yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Verbal

Perundungan secara verbal terjadi ketika seseorang menggunakan kata-kata, baik secara lisan maupun tertulis, untuk merendahkan atau menyakiti orang lain. Ini merupakan bentuk perundungan yang paling umum.

Contohnya seperti menghina, mengejek, mengancam, atau mempermalukan korban, baik secara langsung maupun melalui pesan teks, catatan, atau komentar tertulis.

2. Cyberbullying (Perundungan Digital)

Dengan berkembangnya teknologi dan media sosial, muncul juga bentuk bullying yang terjadi di dunia maya. Cyberbullying dilakukan untuk melukai atau mempermalukan orang lain secara daring, misalnya melalui pesan kasar, menyebarkan konten memalukan, membuat ancaman, atau mengunggah foto yang merugikan.

Karena bisa terjadi kapan pun dan di mana pun, korban disarankan untuk segera mencari bantuan agar tidak mengalami gangguan psikologis atau sosial.

3. Pelecehan Seksual

Jenis perundungan ini berkaitan dengan tindakan berulang yang bersifat melecehkan secara seksual. Korban membutuhkan perlindungan yang kuat, karena pelecehan bisa mengancam rasa aman dan menurunkan kepercayaan diri.

Contoh bentuknya adalah ucapan bernuansa seksual, gestur yang tidak sopan, menyentuh tanpa persetujuan, atau menyebarkan konten vulgar. Tindakan ini harus ditindak secara hukum.

4. Emosional

Perundungan emosional dilakukan dengan cara menyerang sisi psikologis korban, seperti mempermalukan di depan umum, menyebarkan fitnah atau gosip, serta sengaja mengucilkan dari lingkungan sosial. Efeknya bisa membuat korban merasa terasing, kesepian, dan takut bersosialisasi kembali.

5. Fisik

Jenis perundungan ini paling mudah dikenali karena melibatkan kekerasan langsung, seperti menendang, memukul, mendorong, atau menjegal.

Umumnya dilakukan oleh pihak yang merasa lebih kuat terhadap yang dianggap lemah. Merusak atau mengambil barang milik korban juga termasuk dalam bullying fisik.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here