Tanah Retak dan Amblas, 24 Rumah Rusak

Ilustrasi/ Foto: bharatanews.id

BOGOR – Hujan deras yang mengguyur Bogor menyebabkan keretakan tanah sehingga merusak 24 rumah di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena di Bogor, Jumat (6/5/2016) mengatakan, keretakan tanah terjadi saat hujan deras melanda wilayah tersebut, tepatnya di Kampung Sikantor, RT 004/RW 006. Retakan sepanjang 700 meter menyebabkan retakan sebagian rumah warga dengan kedalaman amblas antara 10 sampai dengan 15 cm.

“Retakan tanah menimpa perkampungan warga sepanjang 1.200 meter, dengan lebar retakan berkisar antara 1,5 sampai 2,5 cm dan kedalaman 2,5 sampai lima cm,” katanya.

Dia menambahkan jika laporan ketua RT menyebutkan ada 24 rumah warga dan mushola yang rusak dan tidak ada korban jiwa

44 kepala keluarga yang menempati Kampung Sikantor, sebanyak 25 kepala keluar yang terdiri atas 169 jiwa diungsikan sementara ke beberapa perkampungan terdekat mengantisipasi terjadinya retakan susulan yang akan menimbulkan korban jiwa.

Sementara itu, Kapolsek Nanggung AKP Doddy R mengatakan, petugas gabungan dari BPBD, Babinkamtibmas dan aparat wilayah telah turun ke lapangan untuk membantu evakuasi warga dan mengecek situasi di lokasi kejadian.

“Perlu dilakukan pengecekan oleh ESDM untuk mengetahui penyebab retakan dari kultur tanah dan geologinya. Saat ini masih menunggu,” katanya.

HIngga berita ini diturunkan belum diketahui kerugian yang terjadi akibat bencana alam retakan tanah di Desa Malasari. Petugas BPBD masih melakukan pendataan dan perhitungan kerugian material yang ditimbulkan dalam peristiwa tersebut. (sumber: Antara)

Advertisement