Tanggap Darurat Puting Beliung Pangandaran Dihentikan

Ilustrasi RESPON - TIm DMC membantiu warga membersihkan pohon tumbang karena angin puting beliung di Pangandaran. Foto:DMC

PANGANDARAN – Setelah tujuh hari, masa tanggap darurat penanggulangan bencana alam puting beliung di Pangandaran telah dihentikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

“Masa tanggap darurat sudah habis,” kata Kepala Pelaksana BPBD Pangandaran, Nana Ruhsena, dilansir Antara, Rabu (19/10/2016) malam.

Sepekan lalu, Rabu (12/10/2016), bencana puting beliung telah menyebabkan kerusakan bangunan rumah penduduk di Kecamatan Parigi. Warga yang terdampak bencana itu, harus mengungsi karena tempat tinggalnya hancur diterjang angin.

“Yang mengungsi di tenda pengungsian sampai saat ini 70 jiwa, jumlahnya sudah berkurang,” kata Nana.

iki rumahnyaSebagian yang sudah meninggalkan tenda pengungsian telah memperbaiki rumahnya dan ada yang tinggal di rumah saudara. Sementara warga yang rumahnya belum diperbaiki, kata Nana, masih diperbolehkan menempati tenda pengungsian.

“Tanggap darurat sudah habis, tapi warga masih diperbolehkan di tenda pengungsian, tendanya masih ada tidak akan dibongkar,” katanya.

Bahkan, lanjut dia, pemerintah daerah akan tetap memenuhi kebutuhan makan para korban selama tinggal di pengungsian. Pihaknya akan terus menyiapkan kebutuhan makanan bagi para pengungsi sampai kondisi mentalnya pulih untuk kembali menempati rumahnya.

“Kalau pengungsi masih membutuhkan logistiknya kami pasok, sampai dia tidak merasakan trauma lagi,” katanya.

Advertisement