Tanggapi Protes Massa, Menteri Israel Akan Bangun Pemukiman Dekat Gaza

Ilustrasi pemukiman Israel di Tepi Barat/ IST
GAZA – Menteri Perumahan Israel berencana untuk membangun permukiman baru yang akan menutup Jalur Gaza yang diblokade terkait dengan protes massa terburuk yang terjadi sejak perang tahun 2014.

Yoav Galant, yang juga anggota Kabinet Keamanan, akan menyerahkan rencana  membangun pemukiman untuk 500 keluarga,  hanya tujuh kilometer dari daerah kantong Palestina, sebagaimana ddilaporkan Israel Hayom.


Galant berharap pemukiman dibangun di dekat religius Kibbutz Saad, yang menjadi sasaran sejumlah serangan roket dari Gaza.

Laporan itu muncul setelah lebih dari 120 orang Palestina tewas oleh tembakan Israel selama protes di sepanjang perbatasan dengan Gaza.

Pada hari Sabtu, ribuan orang Palestina menghadiri pemakaman seorang perawat wanita muda, Razan al-Najjar,  yang dibunuh oleh tembakan Israel di perbatasan Gaza.\

Pada Sabtu malam, faksi-faksi di  Palestina menembakkan dua proyektil di Israel selatan, dan Israel menanggapi dengan setidaknya 3 serangan udara di Gaza.

Tidak ada kelompok di Gaza yang mengaku bertanggung jawab atas serangan proyektil, yang terjadi tak lama setelah pemakaman Razan al-Najjar, 21 tahun, seorang sukarelawan dengan kementerian kesehatan Gaza, yang ditembak mati di dada dekat Khan Yunis pada Jumat.

Pasukan Israel telah menewaskan sedikitnya 120 orang Palestina dan lebih dari 10.000 orang telah terluka sejak demonstrasi massal dimulai pada 30 Maret.

Sementara tidak ada orang Israel yang terbunuh dan hanya beberapa tentara yang menderita luka ringan.

Advertisement