BEKASI- Setidaknya ratusan rumah dari lima RT di Babelan, Kota Bekasi terendam banjir. Banjir terjadi bukan hanya karena intensitas hujan yan tinggi, namun banjir juga disebabkan oleh jebolnya tanggul kali Bekasi.
Menurut pantauan RadarBekasi.com ketinggian air terus meningkat hingga sepinggang orang dewasa pada Minggu malam, (28/2/2016). Jebolnya tanggul disebabkan karena tidak dapat menahan volume air yang terus meningkat.
Warga yang terdampak banjir sudah diungsikan ke beberapa titik pengungsian. Namun ada pula warga yang memilih menetap di rumah mereka, dengan alasan takut barang-barang yang ada di rumah mereka hilang.
“Saya mah kagak ngungsi ah takut barang-barang pada hilang diambil orang, tahu sendiri banjir dulu aja barang saya banyak yang hilang pas ditinggal ngungsi,” ujar Kusnadi (60), warga RT 01/01, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan.
Dikatakan Kusnadi, air mulai masuk ke rumah warga pada pukul 17.30. Hingga pukul 18.00. “Air malah makin tinggi, sampe sepinggang,” katanya.
Secara terpisah, Camat Babelan, Surya Wijaya mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan pendataan terkait kerugian akibat banjir di wilayahnya. Meski belum ditemukan korban jiwa, namun kerugian ditaksir ratusan juta Rupiah.
“Saya belum bisa memastikan jumlahnya, yang jelas ratusan lah kira-kira, karena sampai saat ini masih kita data,” ungkapnya sperti diberitakan RadarBekasi.com, Senin (29/2/2016).





