Tanpa Air, Mungkinkah Masyarakat Gaza Bertahan?

Ilustrasi Anak Palestina meminum air dari kran yang tersedia untuk umum. Air menjadi langka di Gaza. PIP

GAZA – Badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) mengatakan tanpa air bersih,  banyak warga Palestina akan meninggal, meski pihaknya telah mengirimkan 20.000.000 liter air di Gaza.

“Tetapi itu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan. Tanpa air bersih, lebih banyak orang akan meninggal karena kekurangan dan penyakit. Kondisinya tidak manusiawi. Orang-orang berjuang untuk bertahan hidup tanpa kebutuhan dasar apa pun,” tambah pernyataan UNRWA.

UNRWA mengatakan bahwa sebagai organisasi kemanusiaan terbesar di Jalur Gaza,  akan melakukan apa pun untuk mendukung masyarakat di Gaza.

Israel telah melancarkan serangan mematikan di Gaza menyusul serangan kelompok Palestina Hamas pada 7 Oktober, menewaskan sedikitnya 27.365 warga Palestina dan melukai 66.630 lainnya, sementara hampir 1.200 warga Israel diyakini tewas dalam serangan Hamas.

Serangan Israel telah menyebabkan 85% penduduk Gaza menjadi pengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih dan obat-obatan, sementara 60% infrastruktur di wilayah kantong tersebut telah rusak atau hancur, menurut PBB.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here