Tanpa Paru Paru Selama Sepekan, Melissa Bertahan Hidup

OTTAWA – Tidak banyak manusia yang bisa bertahan hidup tanpa paru-paru. Namun, keajaiban terjadi pada seorang perempuan asal Kanada yang berhasil bertahan hidup selama enam hari tanpa paru-paru .
Melissa Benoit begitu namanya ia bertahan enam hari sambil menunggu transplantasi untuk menyelamatkan jiwanya. Dokter harus mengangkat paru-parunya setelah mengalami infeksi penyakit.

Melissa lahir dengan penyakit genetik cystic fibrosis, mengalami infeksi bakteri paru-paru yang parah dan sedang sekarat ketika dirawat di Rumah Sakit Umum Toronto.

Dokter pun harus mengangkat kedua paru-parunya dan memasang paru-paru buatan yang terhubung ke hatinya. Sebuah tim dari 13 staf operasi, termasuk tiga dokter bedah toraks, ambil bagian dalam operasi pengangkatan paru-parunya yang berlangsung selama 9 jam.

Setelah paru-parunya diangkat, kondisi Benoit terlihat stabil. Ia pun harus hidup tanpa paru-paru selama 6 hari untuk kemudian menjalani operasi transplantasi donor paru-paru. “Transplantasi ini telah menyelamatkan hidup saya. Jika saya tidak memilikinya, saya akan mati,” kata Benoit seperti dikutip dari Telegraph, Sabtu (28/1/2017).

“Saya tidak akan berada di sini untuk melihat anak saya tumbuh, saya tidak akan berada di sini untuk menjadi tua dengan suami saya. Ini adalah hal yang tidak saya inginkan dalam hidup dan saya tidak ingin itu terjadi,” imbuhnya.

Operasi transplantasi itu berlangsung pada April 2016 namun baru dipublikasikan sembilan bulan kemudian.

“Ini adalah operasi yang sangat berani dan sangat menantang tapi Melisa sedang sekarat di depan mata kita. Kami harus membuat keputusan karena Melissa akan mati malam itu. Melissa memberikan kami keberanian untuk melakukannya,” kata salah satu dokter bedah yang ikut dalam operasi itu Dr Shaf Keshavjee.

“Paru-paru barunya berfungsi dengan bagus dan menggelembung dengan mudah. Sempurna,” kata ahli bedah toraks Dr Marcelo Cypel.

Advertisement