Tarik Ulur Proses Perdamaian Korea

Presiden Kim Jong Un menyiratkan keinginannya untuk melanjutkan proses dialog dengan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Korsel Moon Jae-in

PROSES perundingan damai antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in agaknya bakal dihidupkan lagi setelah sementara mandek.

Pertemuan kedua antara pemimpin negara yang bersteru yakni Presiden AS trump dan Presiden Kim di  Hanoi, Vietnam akhir Februari lalu gagal mencapai kepakatan.

Keduanya bertahan pada posisi masing masing. AS menuding Korut masih menyisakan situs-situs ujicoba nuklir dan rudalnya, sebaliknya Korut kecewa karena AS belum bersedia menurunkan embargo ekonominya.

“Jika AS melakukan pendekatan dengan cara yang tepat dan menawarkan pertemuan selanjutnya demi tercapainya solusi yang dapat diterima, tentu kami bersedia mencobanya lagi, “ kata Kim dalam pidatonya.

Moon dan Trump juga merespons positif pidato Kim di depan parlemen negaranya pekan lalu yang memberikan signal keinginannya untuk melanjutkan proses negosiasi.

Dalam pidatonya beberapa saat menjelang pertemuan dengan Presiden Moon, Kim menyatakan kesediaannya bertemu ketiga kalinya dengan Trump guna membahas isu denuklirisasi, ancer-ancer bakal digelar akhir tahun.

Moon menilai, pidato Kim menyiratkan keteguhannya  menjaga komitmen untuk melaksanakan program denuklirisasi, sehingga peluang ini harus dimanfaatkan secara sungguh-sungguh.

Sebaliknya Kim menilai, AS yang memaksakan kehendaknya tidak cocok dengan gaya Korut walau pihaknya tetap menganggap penting penyelesaian persoalan melalui dialog dan negosiasi.

Sedangkan Trump menanggapi pernyataan Moon yang menyebutkan hubungan pribadi mereka cukup terjalin baik akan mendorong digelarnya pertemuan ketiga karena keduanya bisa memahami posisi masing-masing.

AS, Korsel dan Korut masih bestatus perang sejak Perang Korea antara Juni 1950 dan Juli 1953 melibatkan ketiganya, menyeret belasan negara lain serta menelan korban jutaan manusia.

Berakhirnya ketegangan di Semenanjung Korea tergantung keseriusan mereka bertiga. (ns)

 

 

 

 

 

 

Advertisement