RIAU – Niarti, salah satu penerima manfaat beasiswa Dompet Dhuafa cabang Riau mengabdikan diri untuk mengajar di pedalaman daerah Riau, yakni di Dusun Nunusan .
Berawal mengajar 30 anak-anak, kemudian melihat kondisi para ibu-ibu yang kesulitan membaca dan menulis, dia pun tergerak untuk mengajari ibu-ibu disana.
Berkebun bagi para ibu di Dusun Nunusan memang menjadi keahlian sejak kecil. Namun, untuk membaca dan menulis merupakan hal baru nan sulit bagi mereka. Namun, semangat ibu-ibu belajar, beriringan dengan kehadiran sosok Niarti, dengan tulus mengajarkan baca dan tulis.
Awalnya Niarti mengajar 30 anak-anak, kemudian melihat kondisi para ibu-ibu di sana, di wilayah Dusun Nunusan, Desa Rantau Langsat, Kecamatan Barang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau ternyata buta aksara.
“Bukan anak-anak saja yang butuh belajar, saya kira ibu-ibunya juga butuh pengetahuan,” aku Niarti.
Sebanyak 10 orang, ibu-ibu bersemangat mengikuti pelajaran dan mereka pun senang belajar. Sorai dan canda-tawa selalu menghiasi ruang kelas mereka. Sebab, terbata-bata mengeja kata demi kata.
Kegiatan belajar baca-tulis dilakukan kepada para ibu-ibu yang buta aksara di sana, setiap dua kali dalam satu pekan. Tetapi, karena masa pandemi, kini hanya terlaksana setiap hari kamis siang saja.
“Keringatku bercucuran kalau belajar menulis dan membaca. Tapi kalau menebas pohon di kebun enteng saja”, ungkap salah satu ibu yang ikut belajar, dikutip dari laman instagram dompet dhuafa.





