DAMASKUS—Sebanyak 18 warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, tewas serangan rudal yang dilakukan tentara rezim Suriah di distrik Ghouta, timur Damaskus. Selain itu, puluhan lainnya juga mengalami luka-luka. Demikian dilaporkan pejabat pertahanan sipil di Suriah.
Ghouta merupakan kawasan yang berada di bawah kendali oposisi. Serangan itu membuat kerusakan sejumlah fasilitas publik cukup parah. Pejabat yang tidak ingin disebutkan namanya itu, kepada Anadolu, Jumat (1/7/2016) mengatakan, jet-jet tempur rezim Assad maupun Rusia kerap menjatuhkan bom ke wilayah tersebut.
Suriah telah dilanda perang saudara sejak tahun 2011. Upaya oposisi untuk menggulingkan Assad tidak berhasil. Sebaliknya, Assad justru semakin kuat dengan dukungan sekutunya, Rusia untuk menumpas kelompok oposisi.





