Terungkap, Putin Mainkan Operasi Intelijen Menangkan Trump

Presiden Amerika Barack Obama. Foto: Reuters

WASHINGTON (KBK) – Presiden Barack Obama dan Dinas intelijen AS berpendapat bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin telah menjalankan operasi intelijen canggih yang dirancang untuk mengganggu demokrasi Amerika dan memilih Donald J. Trump.

Seperti diberitakan Reuters, Obama bersumpah, bahwa Amerika Serikat akan merespon pada waktu dan dengan cara yang tepat apa yang telah dilakukan Putin di Amerika.

“Dia telah menyerang, pada tulisan ini, satu bulan lagi akan menyerang kembali. Kutu. Kutu. Kutu,” kata Obama.

Gedung Putih, Pentagon, dan Central Intelligence Agency CIA) memiliki rencana kontingensi terkunci di kompartemen rahasia (terkunci dari Rusia). Pihak Amerika bisa memukul pemimpin Moskow, intelijen dan oligarki mana yang dituju.

Seperti diberitakan Reuters, Amerika Serikat bisa saja menyerang motherboard komputer Rusia atau bursa efek Rusia dan menempatkan malware multifaset dalam jaringan spionase Putin.

“Hal ini bisa melempar kunci inggris ke dalam mesin politiknya,” tulis Reuters.

Advertisement