Terungkap, Virus Zika Berkembang Biak di Vagina

Zika disebabkan virus yang dari gigitan nyamuk.Foto:.freemalaysiatoday.com

WASHINGTON (KBK) – Terungkap cara Virus Zika berkembang biak di dalam tubuh manusia. Ternyata Virus ini dapat mereproduksi dalam vagina wanita hamil beberapa hari setelah wanita tersebut terinfeksi. Dari vagina tersebut kemudian ia menyebar dan menginfeksi otak janin, merusak perkembangan janin.

Hal ini terungkap setelah para peneliti, melakukan uji coba kepada tikus. Hasil studi ini baru diterbitkan di jurnal Cell Amerika Serikat. Dalam jurnal ini dipaparkan peneliti dari Universitas Yale mengamati replikasi virus Zika di jaringan vagina dari jenis tikus liar dan tikus yang dimodifikasi secara genetik yang rentan terhadap Zika. Biasanya, tikus itu tidak dapat terinfeksi oleh virus.

Zika pada umumnya ditularkan melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi virus tersebut, dan laporan terbaru telah mengkonfirmasi bahwa sudah dapat mengifeksi dari orang ke orang melalui hubungan seksual. Namun, para peneliti belum menyimpulkan apakah virus Zika direplikasi di vagina setelah perempuan terinfeksi setelah melakukan hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi.

Para peneliti menemukan bahwa, virus Zika mereplikasi diri di vagina dan bertahan pasca-infeksi, bahkan pada tikus normal.

“Kami melihat replikasi virus yang signifikan dalam jaringan genital, hingga empat sampai lima hari,” kata penulis senior Akiko Iwasaki, seorang immunobiologist di Yale University.

“Apa yang paling mengejutkan kami adalah virus mereplikasi di vagina-tikus liar,” kata Iwasaki.

Tim juga mendeteksi virus Zika masuk ke otak janin tikus, dan infeksi tersebut berpengaruh kepada penurunan berat badan janin.

“Awalnya selama kehamilan, jika ibu terinfeksi, ada dampak yang signifikan pada janin, bahkan dalam jenis tikus liar,” kata dia.

Sedangkan respon kekebalan terhadap virus Zika berbeda pada setiap orang, hasil penelitian menimbulkan pertanyaan kritis tentang dampak penularan seksual.

“Temuan ini mungkin penting bagi perempuan, tidak hanya wanita hamil,” kata Iwasaki.

Seperti dilaporkan Xinhua, vagina adalah sebuah situs di mana virus dapat mereplikasi dan mungkin mengirimkan ke mitra.

Pada wanita hamil, transmisi Virus Zika dari vagina, mungkin memiliki dampak yang signifikan pada janin yang sedang berkembang.

Advertisement