BANDUNG – Di Jawa Barat terdapat tiga daerah aliran sungai (DAS) yang memiliki kerentanan bencana alam, yakni DAS Citarum, DAS Cimanuk, dan DAS Cipunagara.
“Pemerintah termasuk di Jawa Barat telah berupaya keras melalui berbagai program untuk mengatasi degradasi hutan dan lahan namun tetap tidak bisa mengimbangi,” uju Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Selasa (6/12/2016), di Bandung.
Karenanya Gubernur yang akrab disapa Aher tersebut mengimbau kepada seluruh elemen, terutama kalangan industri agar lebih menjaga lingkungan sehingga tidak menimbulkan kerusakan.
“Mereka berpendidikan dan intelek tapi masih seenaknya membuang limbah dan mengakibatkan kerusakan lingkungan. Di sisi lain belum ada pemahaman sama dalam penegakan hukum terkait pencemaran dan kerusakan lingkungan,” kata Aher.
Sementara itu  Dirjen Pemeliharaan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Hutan Lindung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hilman Nugroho, mengatakan, Pemerintah Indonesia telah berupaya keras mengatasi degradasi hutan dan lahan.
Melalui Masyarakat Konservasi Lahan Air Indonesia (MKTI), masyarakat berperan memberi masukan untuk perumusan, implementasi dan evaluasi kebijakan dalam mengatasi masalah lingkungan.
“Kami berharap seluruh potensi masyarakat mampu berperan dalam memberikan pengetahuan dan teknik konservasi tanah dan air demi terciptanya lingkungan yang lestari,” ujar Hilman, dikutip dari metrotvnews.





