BALI – Tiga Kabupaten di Bali berpotensi cuaca ekstrem dengan angin kencang dan gelombang tinggi, karenanya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar meminta warganya waspada.
Ketiganya adalah Kabupaten Buleleng, Bangli dan Karangasem. Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah III Denpasar I Nyoman Gede Wiryajaya menyebutkan bahwa pihaknya telah mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem di tiga wilayah itu yang diperkirakan mulai Senin (6/2/2017) hingga Rabu (8/2/2017).
Warga diminta waspada atas dampak bencana yang dapat ditimbulkan seperti banjir, genangan air, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang dan disertai kilat atau petir.
Selama tiga hari, analisa pemodelan cuaca menyebutkan bahwa kecepatan angin dengan kecepatan 8-40 km per jam yang bertiup dari arah barat-barat laut. Tinggi gelombang laut di perairan Utara Bali diperkirakan mencapai hingga empat meter dan perairan Selatan Bali diperkirakan mencapai hingga lima meter.
Dilansir Okezone, daerah tekanan rendah di Samudera Hindia bagian selatan NTT menjadi penyebab terjadinya kondisi cuaca signifikan di wilayah Bali.
Selain aliran masa udara di seluruh wilayah Indonesia didominasi oleh angin Baratan yang bersifat basah, kelembaban udara hingga laposan 500 mb sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan di atas wilayah Bali. Sedangkan suhu muka laut sekitar Bali juga masih hangat sekitar 28-29 derajat celcius yang memberikan kontribusi pertumbuhan awan-awan hujan di sekitar wilayah Pulau Dewata.





