Tiga Konsen Dompet Dhuafa terhadap Pekerja Migran

 

Yogyakarta (KBK) – Isu negatif buruh migran yang kian menguat mendorong Dompet Dhuafa memberikan advokasi. Arif Rahmadi Haryono Manager Advokasi dari Pusat Bantuan Hukum Dompet Dhuafa (DD) mengatakan sebagai lembaga Ziswaf.

DD melihat isu buruh migran dalam tiga perspektif.

“Kalau kita berbicara buruh migran sangat rumit sekali mengurainya dan sepertinya agak sulit. tapi di sini DD melihatnya dalam tiga perspektif dan konsen,” kata Arif pada acara Sarasehan Nasional Jambore Keluarga Migran Indonesia 2018 di Sleman, DIY (4/2).

Pertama yakni Dompet Dhuafa memberikan intervensi kepada pekerja migran yang mendapat permasalahan di penempatan. DD ujar Arif dengan segala kemampuannya akan memberikan advokasi hingga tuntas.

“Kasus yang paling menonjol adalah di Hongkong, baik pekerja dengan majikan mau pun pekerja dengan pekerja,” jelasnya.

Intervensi kedua yaitu bagaimana Dompet Dhuafa bisa memberikan perlindungan secara sosial terhadap keluarga yang ditinggalkan. Terakhir intervensi terkait  pasca pemulangan.

“Kami berusaha untuk memberikan hal yang terbaik. bisa lebih terikat dengan keluarga. Intervensi ini diharapkan tidak mendorong pekerja migran balik lagi tetapi harus berdayakan desa masing-masing,” pungkasnya

Advertisement