DEPOK – Tim Cegah dan Tangkal (Cekal) Corona Dompet Dhuafa menginisiasi layanan Mobile Health Service (MHS), yakni layanan medis keliling untuk dhuafa, dengan menggunakan ambulans dan peralatan, serta obat kesehatan.
Menurut dr Yenny Purnamasari, MKM., selaku Ketua Tim Cekal Corona Dompet Dhuafa, konsep dari layanan ini door to door, kemudian dicatat rekam medisnya dan diberikan terapi yang sesuai.
Untuk tahap awal MHS diperuntukkan untuk orang lanjut usia agar mereka tidak perlu kesulitan harus keluar rumah jika membutuhkan layanan medis.
“Kita mendatangi langsung ke rumah warga yang memiliki resiko tinggi, terutama lansia. Data lansia yang paling mudah kita dapatkan ada di beberapa wilayah binaan Pos Sehat Dompet Dhuafa. Rata-rata keluhan mereka seperti sulit untuk berobat layaknya kondisi biasanya. Sedangkan ia dalam kondisi kurang sehat. Bahkan ada juga lansia yang menderita penyakit kronis seperti diabetes, darah tinggi, stroke dan lainnya. Selain itu kita juga mendatangi langsung petugas dishub, polisi, sopir angkot, driver ojek dll. Karena mereka bertugas atau tetap bekerja di luar rumah,” jelas Sigit, selaku Koordinator tim MHS ketika usai melayani pasien.
Sementara ini tim MHS akan terus kordinasi dengan Pos Sehat Dompet Dhuafa yang tersebar di Jabodetabek untuk bergerak. Dengan demikian physical distancing tetap dilakukan tanpa harus mengundang kerumunan orang untuk berkumpul.
“Dengan catatan, layanan bersifat personal dan memperhatikan physical distancing,” tambah Sigit.
Tim juga dilengkapi dengan APD yang memadai. Hal tersebut disiapkan jika ditemukan pasien yang berdasarkan data memiliki indikasi terpapar Corona.





