
WALAU mengalami kelelahan usai berhasil menahan kesebelasan Arab Saudi di Jeddah, Jumat lalu (6/9) dengan hasili mbang 1-1, timnas Garuda  lebih tampil percaya diri menghadapi tim socceroos, Australia, Selasa (10/9).
Sebaliknya, timnas Australia tentunya dalam tekanan setelah pada laga sama di Grup C putaran ketiga kualifikasi Dunia Zona Asia dan Oceania di kandang sendiri (5/9) takluk melawan Bahrain 0-1.
Saat berlatih di lapangan A GBK, Senayan, Senin malam (9/9) Â bahkan tim socceroos itu meminta pagar lapangan ditutup kain hitam atas perrmintaan mereka, agar pemain berkonsentrasi penuh dan phiak lawan tidak bisa mengintip latihan mereka.
Garuda yang semula underdog di Grup C bersama raksasa sepak bola Asia seperti Jepang, China dan Arab Saudi kecuali Bahrain tentu lebih termotivasi dan percaya diri setelah  mengantongi satu poin, imbang melawan Saudi.
Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong mengatakan akan berupaya maksimal mendapat hasil terbaik saat melawan Australia pada laga kedua Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. .
Duel Indonesia vs Australia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Selasa (10/9/2024) malam, kickoff pukul 19.00 WIB.
Menatap laga tersebut, timnas Indonesia pun terus bersiap dengan menjalani latihan di Lapangan Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu (8/9). Shin Tae-yong (STY) akan memanfaatkan skuad Garuda pada kali ini akan bermain di kandang sendiri.
“Lawan Australia, kami main di kandang sendiri. Â Jadi, kami akan berusaha semaksimal mungkin agar dapat poin,” kata Shin Tae-yong ditemui dalam sesi latihan timnas, Minggu (8/9).
Melawan Australia nanti, Timnas Garuda akan kembali diperkuat bek Justin Hubner. Sebelumnya, Hubner harus absen saat laga pertama melawan Arab Saudi karena akumulasi kartu kuning.
Senada dengan Shin, Justin Hubner, mengatakan saat ini tim Garuda telah mengalami peningkatan yang signifikan sejak kalah 0-4 dari Australia pada Piala Asia 2023 Januari lalu.
Saat laga terakhir (melawan Australia) di Piala Asia 2023, ujarnya, Â di paruh pertama Garuda sudah bermain dengan baik, tetapi tidak bisa mencetak gol (sehingga akhirnya kalah).
“Namun, sekarang level kami sangat bagus. Kami merasa baik dan kami siap menghadapi Australia besok. Tidak ada yang kami takutkan,” tuturnya.
Timnas Indonesia sudah 19 kali berlaga melawan Australia dengan hasil, menang sekali, imbang tiga kali, dan kalah sebanyak 15 kali.
Satu-satunya kemenangan Indonesia atas Australia didapat pada laga kandang Kualifikasi Piala Dunia pada 30 Agustus 1981, Â menang 1-0 atas Australia dan kekalahan terbesar Indonesia dari Australia pada Kualifikasi Piala Dunia pada 24 Maret 1973. Tim Merah-Putih dihajar dengan skor akhir 0-6.
Secara keseluruhan, Indonesia baru membobol gawang Australia sebanyak delapan kali. Sementara itu, Australia membobol gawang Indonesia sebanyak 42 kali.
Ayo Garuda, terbanglah lebih tinggi!




