Tingkatkan Kemampuan Bahasa Asing, Penerima Manfaat Bakti Nusa Ikuti Activist Career Development Reguler

Sebelas penerima manfaat Bakti Nusa 13 ini akan mengikuti program persiapan bahasa Inggris di Global English – Pare selama kurang lebih satu bulan mulai dari 12 Agustus – 6 September 2024. (Foto: GREAT Edunesia)

JAKARTA – Activist Career Development Reguler dilaksanakan melalui pengayaan bahasa asing yang diselenggarakan oleh Bakti Nusa untuk meningkatkan kemampuan bahasa inggris atau bahasa asing bagi penerima manfaat yang terpilih dalam rangkaian seleksi program English Course – Official Test di Kampung Inggris Pare.

Sebelas penerima manfaat Bakti Nusa 13 yang mengikuti kegiatan Activist Career Development Reguler terdiri dari Hapid Durohman (Bandung), Danya Putri Alifa (Surabaya), Salma Abiyya (Yogyakarta), Muhammad Naufal (Malang), Muhammad Ajmal Qolfathriyuus (Solo), Cindy Aulia Fitriana (Yogyakarta), Muhammad Wildan (Palembang) dan Fariza Zora Sabrina Widjanarko (Semarang).

Sebelas penerima manfaat Bakti Nusa 13 ini akan mengikuti program persiapan bahasa Inggris di Global English – Pare selama kurang lebih satu bulan mulai dari 12 Agustus – 6 September 2024. Dari kesebelas peserta, tujuh peserta memilih persiapan bahasa IELTS dan empat peserta memilih persiapan bahasa TOEFL.

Pada 11 Agustus 2024, dilaksanakan kegiatan Opening dan Pembekalan Activist Career Development yang merupakan bagian penting dari program pengembangan karir bagi para aktivis.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak yang terkait, termasuk peserta ACD Reguler, Tim Pusat Bakti Nusa, Tim Global English, serta para Alumni Bakti Nusa.

Dalam kegiatan ini, dilakukan sosialisasi mendalam terkait berbagai aspek program ACD Reguler, termasuk penjelasan mengenai target-target yang harus dicapai oleh Tim Pusat Bakti Nusa.

Ricky Hardiansyah selaku Ketua Program Bakti Nusa, berharap pelaksanaan program Activist Career Development (ACD) Reguler ini tidak hanya dianggap sebagai rutinitas semata dalam upaya pencapaian target yang telah ditetapkan.

“Program ini seharusnya menjadi media pembelajaran yang bermakna dan efektif bagi para aktivis. ACD Reguler dapat berfungsi sebagai wadah yang dirancang dengan cermat untuk mempersiapkan para peserta dalam pengembangan karir mereka,” ujarnya.

Ricky juga menyoroti pentingnya pengayaan bahasa Inggris sebagai salah satu komponen utama dalam program ini. Menurutnya, kemampuan bahasa Inggris yang baik merupakan keterampilan yang sangat penting dalam dunia profesional dan global saat ini.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here