JAKARTA – Pemerintah Tiongkok memberikan perlindungan terhadap lebih dari 3.000 orang yang melarikan diri dari Myanmar. Konflik yang terjadi tepatnya di Rakhine dilaporkan telah menyebabkan Negeri Tirai Bambu juga melakukan penjagaan ketat di wilayah perbatasan negara.
Tiongkok meminta semua pihak dalam konflik yang terjadi antara etnis minoritas Myanmar Rohingya dan pasukan militer negara itu menahan diri. Beijing melaporkan setidaknya ada 3.000 orang dari Rakhine yang melarikan diri ke wilayah Tiongkok telah diberi perawatan di rumah sakit.
“Otoritas Tiongkok telah merespons dengan cepat dan menangani situasi dengan tepat. Setidaknya 3.000 warga dari Myanmar telah dibawa ke rumah sakit di Provinsi Yunnan,” ujar juru bicara kedutaan besar Cina di Myanmar, Pan Xuesong, seperti dilansir Rreuters Selasa (22/11).




