Tips Menyusun Barang Bawaan saat Mudik

Ilustrasi. (Foto: SHUTTERSTOCK/Odua Image)

JAKARTA – Kendaraan pribadi seperti mobil menjadi pilihan utama bagi masyarakat untuk pulang ke kampung halaman. Walaupun sudah menjadi rutinitas tahunan, persiapan mudik tetap harus dilakukan secara matang agar perjalanan mudik menjadi aman dan nyaman.

Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah bagaimana cara menata barang bawaan di dalam mobil agar terorganisir dengan baik dan tidak mengganggu kenyamanan saat berkendara.

Dilansir dari Antara, Sabtu (22/4/2023), Asisten Kepala Departemen Servis PT Suzuki Indomobil Sales, Hariadi, mengatakan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pemilik mobil ketika ingin menata barang bawaan di dalam bagasi mobil agar terlihat rapi dan tersusun secara aman selama perjalanan.

“Ketika hendak berpergian jarak jauh seperti mudik, pengendara harus memerhatikan keterbatasan ruang dalam bagasi mobil Anda. Tentukan barang-barang penting yang sangat diperlukan sehingga membawa dan menata barang jadi lebih efektif,” ucap Hariadi.

Tips pertama adalah dengan mengoptimalkan prinsip center of gravity. Dalam hal ini, pemudik harus menata barang-barang bawaan dengan meletakkan barang yang berat dan berdimensi besar di bagian paling bawah.

Setelah itu, susunan di atasnya diisi dengan barang yang ukurannya lebih ringan dan dapat ditumpuk untuk menghindari kerusakan barang akibat tertumpuk benda berbobot lebih berat karena adanya gaya gravitasi.

Untuk koper atau tas dengan isi barang-barang berharga seperti laptop, ponsel atau dompet, sebaiknya diletakkan di bagian paling atas dan tidak ditumpuk barang lain agar terhindar dari kerusakan serta lebih mudah untuk diambil.

Kedua, pastikan bahwa beban di sisi kanan dan kiri mobil seimbang. Dalam menata barang dan koper, keseimbangan antara beban di sisi kanan mobil harus relatif sama dengan beban di sisi kiri mobil untuk menghindari efek limbung yang dapat menyebabkan mobil menjadi tidak stabil.

Jika ada beban yang lebih berat pada satu sisi, maka mobil bisa mengalami limbung karena suspensi dan ban akan mengalami tekanan yang tidak seimbang. Untuk menghindari hal ini, pengemudi harus memperhatikan pengaturan interlock agar barang di bagasi mobil tidak bergeser.

Barang yang bergeser dapat menyebabkan kerusakan karena goncangan atau gesekan antar barang. Pengemudi juga harus mempertimbangkan muatan barang yang dibawa dan berat beban penumpang agar tidak melebihi daya muat maksimum mobil.

Membawa muatan berlebih dapat mempengaruhi penggunaan bahan bakar karena mobil akan bekerja lebih keras dan membutuhkan putaran mesin lebih tinggi untuk berakselerasi. Untuk menghindari kerusakan dan kekacauan di bagasi mobil, disarankan untuk menggunakan pengikat seperti braket atau jaring.

“Pengemudi harus memerhatikan posisi peralatan recovery seperti dongkrak atau kunci darurat agar mudah dijangkau jika dibutuhkan sewaktu-waktu. Selain tata letak barang, pengemudi juga harus memperhatikan kondisi mobil dalam keadaan prima agar perjalanan lebih optimal,” tuturnya.

Advertisement