Titik Panas di Sumatera Meningkat Jadi 154

PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan jumlah titik panas indikasi awal kebakaran hutan dan lahan di Pulau Sumatera bertambah dari 150 menjadi 154  pada Kamis (13/9./2018).

Menurut data hasil pencitraan satelit Terra & Aqua yang terakhir diperbarui pukul 06.00 WIB, Sumatera Selatan masih menjadi penyumbang terbanyak dengan 77 titik panas disusul Lampung (33), Bangka Belitung (14), Bengkulu (13), Riau (9), Sumatera Barat (4), Jambi (3) dan Kepulauan Riau (1).

Titik panas menyebar dalam musim kemarau yang diprediksi BMKG akan berlanjut hingga Oktober.

Staf Analisa Stasiun Klimatologi Tambang Provinsi Riau, Ardhitama menyatakan 99 persen kebakaran hutan dan lahan di Riau ini adalah akibat ulah manusia dan itu disengaja.

“Sehingga saya menegaskan pada hari ini, selanjutnya memerintahkan kepada para Dandim, apabila tertangkap tangan atau ditemukan oknum pembakar lahan yang disengaja untuk tembak di tempat,” katanya, dikutip Antara.

Advertisement