DAMASKUS (KBK) – Setelah kesepakatan pemerintah Suriah dan Pemberontak dengan PBB awal pekan ini, akhirnya puluhan truk yang membawa bantuan kemanusiaan untuk meringankan penderitaan kelaparan, dapat memasuki tiga kota yang terkepung di Suriah Senin, (11/1/2016)
Truk-truk secara bersamaan memasuki kota Madaya di sebelah utara Ibukota Damaskus. Begitu juga Kota Kefraya dan Foa yang penduduknya masih setia dengan Syiah dan Bahsar Al Assadnamun dikelilingi oleh pemberontak di Suriah utara.
Sebanyak 7.800 paket makanan memasuki Madaya, di mana 40.000 orang dikepung oleh pasukan pemerintah Suriah dan kelompok Hizbullah Lebanon, dan hampir 4.000 paket memasuki Kota Kefraya dan Foa, di mana 20.000 orang terjebak di kota itu oleh pemberontak.
Muhammad Abu al-Qassem, seorang tokoh oposisi Suriah, mengatakan kepada Xinhua, bahwa sebagai hasil dari pengepungan oleh pasukan rezim Suriah, penduduk Madaya telah menderita kekurangan pasokan makanan yang parah sejak Agustus lalu, menyebabkan penyebaran penyakit dan kelaparan.
Dikatakan Al Qassem, penduduk di sana harus makan daun pohon, kucing liar dan anjing dan bahkan sampah agar tetap bertahan hidup. Harga sembako melonjak selangit, setara dengan 155 dolar AS untuk satu kg gandum putih dan 120 dolar untuk satu kg beras.





