MAMASA – Sebanyak lima orang pengungsi korban gempa di Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, meninggal dunia saat ingin pulang dari pengungsian pada Selasa (13/11/2018).
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Mamasa Iptu Muhammad Nur mengatakan, kecelakaan kendaraan terjadi pada truk pengangkut pengungsi yang terguling ke jurang di sekitar Sungai Bussu, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa.
Rombongan tersebut sempat mengungsi karena gempa yang menggucang Mamasa beberapa hari terakhir ini.
“Kendaraan yang dikemudikan oleh David Toding lepas kontrol sehingga terjatuh ke jurang di sekitar sungai,” kata Nur, Rabu (14/11/2018) pagi, dilansir Antara.
Korban pengungsi yang meninggal dalam kecelakaan itu di antaranya Ambe Rapa (60 tahun) sebagai petani dengan alamat Bombonglambe, kemudizn Ambo Bombong (50) pekerjaan petani Alamat Osango, Ningsi (30) alamat Bombong Lombe. Kemudian, Sela berumur satu tahun alamat Desa Bombonglambe dan Pai Kembong (55) alamat Desa Taupe meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.
Selain korban meninggal sejumlah warga mengalami luka luka dan dirawat di puskesmas dan rumah sakit, di antaranya Payung (51) alamat Taupe, kemudian Demmabisa (20) alamat Taupe, Anace (32) alamat Karangan, Levira David (40) alamat Randanan, Nikita (7) alamat Taupe, dan Eda (33) alamat Taupe.





