Trump Ancam Kembalikan Iran ke Zaman Batu, Dunia Cemas akan Selat Hormuz

JAKARTA, KBKNEWS.id – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kian memanas setelah Amerika Serikat dan Iran kembali saling melontarkan ancaman.

Ancaman dilontarkan saat dunia berupaya membuka kembali jalur vital Selat Hormuz yang kini terganggu.

Presiden AS Donald Trump menegaskan akan meningkatkan serangan terhadap Iran dalam beberapa pekan ke depan. Dalam pernyataannya, ia bahkan mengancam akan menghantam Iran hingga “kembali ke zaman batu” jika tidak segera mencapai kesepakatan.

Di sisi lain, Iran merespons keras. Pemerintah Teheran menyatakan tengah menyusun mekanisme baru bersama Oman terkait pengelolaan Selat Hormuz, yang mencakup kewajiban izin bagi kapal yang melintas.

Iran menegaskan kebijakan itu bertujuan menjamin keamanan, meski mendapat penolakan dari Uni Eropa yang menilai skema tersebut melanggar hukum internasional.

Konflik yang telah berlangsung hampir lima pekan ini berdampak luas terhadap ekonomi global.

Penutupan efektif Selat Hormuz, jalur yang dilalui sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia, mendorong harga minyak melonjak hingga menyentuh 108 dolar AS per barel.

Kondisi ini turut memicu kekhawatiran inflasi dan gangguan rantai pasok di berbagai negara.

Sejumlah negara, termasuk Inggris dan Prancis, mencoba mencari solusi diplomatik untuk memulihkan kebebasan navigasi di kawasan tersebut. Namun hingga kini belum tercapai kesepakatan konkret, dengan sebagian pihak menegaskan bahwa pembukaan jalur hanya bisa dilakukan melalui dialog dengan Iran.

Sementara itu, eskalasi militer terus berlanjut. Serangan terbaru AS dilaporkan menghantam infrastruktur di Iran dan menewaskan sedikitnya delapan orang.

Iran pun memperingatkan akan melancarkan serangan balasan yang lebih luas dan destruktif, termasuk potensi penargetan fasilitas di negara-negara Teluk yang menjadi basis militer AS.

Situasi ini memicu kekhawatiran akan konflik yang lebih besar di kawasan, sekaligus memperdalam ketidakpastian di pasar global.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here