WASHINGTON – Presiden Donald Trump menyerukan pelaku serangan truk New York untuk dieksekusi, setelah sebelumnya dia menyerukan untuk mengirim Sayfullo Saipov (29) ke pusat penahanan Guantanamo Bay.
“Ingin mengirim teroris NYC ke Guantanamo tapi secara statistik proses itu memakan waktu lebih lama daripada melalui sistem Federal,” Trump mengatakan lewat Twitternya.
“Ada juga sesuatu yang tepat untuk menjaganya di rumah kejahatan mengerikan yang dia lakukan. Harus segera bergerak. KEMATIAN KEMATIAN!” tegasnya lagi.
Saipov muncul di sebuah ruang sidang di New York pada hari Rabu dengan tuduhan terorisme setelah dia mengemudikan sebuah truk pickup sewaan di sepanjang jalur sepeda sepanjang satu mil di Manhattan, tempat anak-anak dan orang tua mereka bersiap untuk merayakan Halloween.
Delapan orang tewas, lima di antaranya para sahabat dari Argentina yang merayakan 30 tahun sejak lulus SMA. Dua belas orang lainnya terluka dalam serangan terburuk di New York sejak pemboman Al-Qaeda 11 September 2001.





