KUPANG – 123 rumah warga di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur rusak terdampak hujan badai, Kamis (2/11/2017) siang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang Ade Manafe mengatakan kejadian hujan dan angin kencang berupa badai itu terjadi secara tiba-tiba sekitar pukul 12.00 Wita.
Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian material karena kerusakan rumah warga itu diperkirakan mencapai jutaan rupiah.
Ade menyebut, dari jumlah 123 unit rumah yang rusak itu, yang terkategori rusak berat berjumlah 34 unit, rusak sedang 67 unit dan rusak ringan sebanyak 22 unit rumah.
Selain rumah, warga yang terdampak bencana yang melanda warga di RT 01, RW 03 itu berjumlah 108 orang dengan tiga orang di antaranya adalah balita. “Semuanya sudah bisa diamankan dan tidak mengalami korban jiwa,” kata Ade, dikutip Antara.
Sejumlah bantuan sebagai tanggap darurat yang sudah disampaikan ke warga terdampak, antara lain, terpal, family kit, kidware, pakaian, makanan siap saji dan sejumlah obat-obatan.




