SORONG – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Papua Barat melaporkan tujuh kasus konfirmasi positif terinfeksi COVID-19 varian Omicron yang berasal dari Kota Sorong.
Juru Bicara Satgas COVID-19 Papua Barat dokter Arnold Tiniap mengatakan sejak awal Februari 2022, Satgas COVID-19 Papua Barat sudah menganalisis adanya ancaman varian Omicron dengan meningkatnya kasus harian di dua daerah yaitu Kota Sorong dan Kabupaten Manokwari.
“Untuk memastikan penyebaran varian Omicron di wilayah Manokwari dan sekitarnya, Dinkes Papua Barat pun sudah mengirimkan 18 sampel ke Balitbangkes Jayapura Papua untuk diperiksa,” ujarnya.
Dia mengatakan varian Omicron memiliki tingkat penularan yang cepat jika dibandingkan varian Alpha dan Delta. Namun varian Omicron tidak memberikan dampak buruk terhadap orang yang sudah divaksinasi lengkap.
“Kuncinya hanya dua, yaitu ketatkan prokes dan lengkapi vakisinasi,” ujarnya.
Ia mengatakan saat ini status BOR di rumah sakit rujukan COVID-19 masih bawah 50 persen, cadangan oksigen masih aman, karena rata rata orang terpapar dengan gejala ringan dan sedang.
“Tapi masyarakat jangan lengah karena hanya vaksinasi yang bisa membuat kita terhindar dari gejala berat,” tuturnya, dikutip Antara.





