Tembak-menembak ini menjadi yang ketiga dalam tiga hari setelah Turki menabrak dua pesawat Suriah lainnya pada hari Minggu.
“Pasukan rezim Turki menargetkan salah satu pesawat tempur kami, yang menyebabkan kejatuhannya di wilayah barat laut Maarat al-Numan,” lapor media pemerintah Suriah.
Di Twitter, kementerian pertahanan Turki mengkonfirmasi berita itu, mengatakan “sebuah pesawat L-39 milik rezim Suriah telah jatuh”.
Sementara itu, pasukan pemerintah Suriah semalam mengambil alih kota utama Saraqeb, yang terletak di persimpangan jalan raya komersial M4 dan M5 yang menghubungkan kota-kota besar negara itu.
Rashwan Abu Hamza, seorang komandan lapangan di Saraqeb milik salah satu kelompok pemberontak, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa pertempuran melawan pasukan al-Assad meningkat pada Senin malam.
“Pasukan rezim mulai bergerak maju ke kota pada jam 2 pagi dan satu jam kemudian memasuki lingkungan dan mulai menyisir mereka,” kata Abu Hamza. “Penembakan dari pesawat tempur Rusia meningkat dan memaksa kami untuk mundur di barat kota.”
Pada pukul 4 pagi pada hari Selasa, Saraqeb berada di bawah kendali penuh pasukan Suriah.





