
TURKI – Menteri luar negeri Turki pada Kamis menegaskan kembali negaranya mendukung perjuangan Azerbaijan dalam mempertahankan haknya atas wilayah Karabakh yang diduduki Armenia.
” Turki akan selalu mendukung Azerbaijan dalam perjuangannya untuk tujuan yang benar,” kata Menlu Mevlut Cavusoglu, dilansir Anadolu.
Namun dia menyebut beberapa aktor dunia tetap diam atas perlakuan tidak adil terhadap Azerbaijan dan memperlakukan sama antara pihak yang kejam dan pihak yang dirugikan, dengan menegaskan bahwa para aktor ini telah mengabaikan resolusi Dewan Keamanan PBB dan keputusan OCSE.
Menggarisbawahi bahwa Armenia juga menyerang wilayah Azerbaijan yang tidak mereka duduki, Menlu Turki mengatakan tindakan ini merupakan “kejahatan perang.”
Hubungan antara dua bekas republik Soviet, Azerbaijan dan Armenia tegang sejak 1991, ketika militer Armenia menduduki Karabakh Atas.
Berbagai resolusi PBB serta banyak organisasi internasional menuntut penarikan pasukan pendudukan Armenia.
OSCE Minsk Group – yang diketuai bersama oleh Prancis, Rusia dan AS – dibentuk pada tahun 1992 untuk menemukan solusi damai untuk konflik tersebut, tetapi tidak berhasil. Gencatan senjata juga disepakati pada tahun 1994.
Turki mendukung hak Azerbaijan untuk mempertahankan diri dan kedaulatannya atas wilayah pendudukan.
Azerbaijan sejauh ini telah membebaskan banyak daerah di Karabakh Atas sejak bentrokan meletus antara pasukan Armenia dan Azerbaijan pada akhir September.




