
SEJAK beberapa hari ini suhu udara di sekitar Jakarta makin terasa gerah, termasuk juga di malam hari, sehingga warga harus menghidupkan alat pendingin (AC) walau sebagian tetap bertahan walau kepanasan.
Menurut laporan BMKG, posisi semu matahari berada di wilayah utara ekuator yang mengindikasikan sebagian wilayah Indonesia akan segera memasuki musim kemarau.
Sementara itu pertumbuhan awan dan fenomena hujan makin berkurang hingga dari pagi sampai siang hari cuaca cerah , dan tingkat awan rendah, sehingga bisa mengoptimalkan penerimaan sinar matahari, dan akibatnya suhu terasa lebih panas
Berdasar pengamatan BMKG, selama I sampai 7 Mei suhu ratarata pada kisaran 33 sampai 36,1 derajat Celcius, sementara wilayah dengan suhu tertinggi terjadi di Tangerang, Banten dan Kalimarau, Kalimantan utara. Suhu panas diperkirakan akan terus berlangsung hingga pertengahan Mei.
Untuk itu warga diimbau menjaga stamina dan cairan tubuh, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan, namun diingatkan pula agar tidak langsung menenggak air es, karena pembuluh darah micro bisa pecah.
“Minum air yang suam-suam kuku sesering mungkin untuk menghindari dehidrasi, “ demikian BMKG.



