JAYAPURA – Hari pertama ujian nasional berbasis komputer (UNBK)siswa Sekolah Menengah Atas Yayasan Pendidikan Guru Republik Indonesia Kota Jayapura yang hendak mengikuti di SMK Negeri 8 Yoka, Abepura, sempat terganggu dengan adanya kawanan warga yang tengah mabuk.
Kepala SMA PGRI Kota Jayapura Janet Berotabui di Jayapura mengatakan jika pagi sekitar pukul 7.30 WIT, ada beberapa siswanya berboncengan dengan motor datang ke sekolah, sampai di depan pagar sekolah, salah satu siswa dicegat di depan sekolah oleh salah seorang pemabuk lalu menyuruh siswa saya membocengnya ke kios untuk membeli minuman.
Salah seorang siswa yang dicegat itu menolak untuk memboncengi orang mabuk itu karena hendak siap diri untuk mengikuti UNBK.
“Pemabuk ini tidak terima dengan melempari botol ke dalam sekolah, dan masuk ke dalam sekolah lalu memukul siswa yang disuruh di depan saya,” ujarnya, dilansir Antara.
Kepsek SMKN 8 Yoka kemudian menghubungi kepolisian untuk mengamankan beberapa orang yang dipengaruhi minuman keras itu. “Setelah Kepsek SMKN 8 Yoka, telepon polisi langsung mereka datang amankan beberapa pemabuk ini barulah sesi pertama UNBK dilaksanakan,” ujarnya.
Akhirnya, sesi pertama untuk 40 siswa baru bisa memulai ujian pada pukul 8.45 WIT setelah polisi mengamankan pemabuk.





