UNHCR Galang Dana untuk Krisis Pengungsi Afrika

ilustrasi pengungsi di Afrika/ AA
KENYA – Badan pengungsi PBB (UNHCR) di Kenya pada hari Kamis (16/11/2017) meluncurkan sebuah penggalangan dana “Luquluqu” untuk mengumpulkan dana bagi pengungsi di Afrika.

Jurubicara UNHCR Yvonne Ndege mengatakan kepada Anadolu Agency, inisiatif baru ini bertujuan untuk mengumpulkan dana bagi dukungan pengungsi di enam negara Afrika, Kenya, Ghana, Afrika Selatan, Nigeria, Pantai Gading dan Senegal –

“Ada hampir 500.000 pengungsi di Kenya terutama dari Somalia dan Sudan Selatan”, ungkapnya.

“Isu-isu tradisional pengungsi telah ditangani oleh negara-negara donor seperti Amerika Serikat dan hari ini kami meluncurkan sebuah kampanye yang disebut Luquluqu yang pada dasarnya menyerukan kepada orang-orang Kenya dan orang-orang di seluruh benua untuk mengambil krisis pengungsi dan masalah pengungsi sebagai kepentingan mereka sendiri dan membantu mengumpulkan dana untuk mereka. ” paparnya.

Dari 500.000 pengungsi yang berada di Kenya, 78 persen adalah perempuan dan anak-anak sementara 57 persen berusia di bawah 18 tahun.

Krisis perpindahan yang meningkat di seluruh dunia telah menyebabkan turunnya dana yang dialokasikan untuk Afrika sehingga mengarah pada seruan agar orang-orang Afrika berdiri dan membantu mereka sendiri.

Luquluqu adalah sebuah kata yang diciptakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mencakup semangat filsafat berbagi atau “Ubuntu” juga “Ujamaa” yang merupakan gagasan untuk berbagi sumber daya dan saling peduli satu sama lain.

Advertisement