MEDAN – Cahaya Beru Tarigan (43), korban erupsi gunung Sinabung yang mengalami luka bakar hampir 60 persen akhirnya menjalani operasi amputasi di bagian kedua kakinya dan kini dinyatakan dalam kondisi yang naik.
“Untuk yang korban perempuan (Cahaya beru Tarigan), memang saat menteri (Sosial) datang, langsung dioperasi. Yang diamputasi kedua kakinya. Sekarang sudah mulai sehat,” kata Humas RSUP Adam Malik, Sairi Saragih, Rabu (25/5/2016), diberitakan Tribun Medan.
Semula keluarga korban tidak setuju dengan keputusan rumah sakit untuk mengamputasi kaki koraban, tetapi pihak rumah sakit memberikan edukasi kepada pihak keluarga korban dan akhirnya disetujui.
“Sebelum diamputasi, kami kan memberi edukasi kepada keluarga. Kaki yang diamputasi mulai dari lutut ke bawah,” kata Sairi.
Cahaya Beru Tarigan merupakan korban bencana Sinabung yang bagian wajahnya juga terbakar. Bersama suaminya ia nekad bekerja di sekitar wilayah Gunung Sinabung yang sudah diperingatkan sebagai area berbahaya. Beruntung, warga langsung membawanya ke rumah sakit guna mendapat pertolongan awal.





