Wabah Kolera di Yaman Tewaskan 1.500 Orang

Wabah Kolera semakin menjamur di Yaman/ EPA

YAMAN – Perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Yaman, Nevio Zagaria  mengatakan jika jumlah korban tewas akibat wabah kolera besar di Yaman telah meningkat menjadi 1.500. 

Pihaknya pada Sabtu (1/7/2017)  meminta bantuan lebih lanjut kepada negara-negara di dunia  untuk mengakhiri epidemi ini.

Yaman telah hancur oleh perang selama 27 bulan antara koalisi yang dipimpin oleh Saudi dan kelompok Houthi bersenjata Iran, yang menjadikannya tempat berkembang biak bagi penyakit ini, dimana peneybaran kotoran yang masuk ke makanan atau air  tumbuh subur di tempat-tempat dengan sanitasi yang buruk.

Dilansir Reuters, berbicara pada sebuah konferensi pers bersama dengan perwakilan United Nations Children Fund (UNICEF) dan Bank Dunia, Zagaria mengatakan bahwa telah terjadi sekitar 246.000 kasus yang dicurigai dalam periode sampai 30 Juni.

WHO mengatakan pekan ini bahwa wabah tersebut telah mencapai titik tengah pada 218.798 kasus karena sebuah upaya  tanggap darurat yang besar telah mulai membatasi penyebarannya dua bulan ke dalam epidemi ini.

Meskipun sebagian besar infrastruktur kesehatan Yaman telah rusak dan petugas kesehatan belum membayar lebih dari enam bulan, WHO membayar “insentif” kepada dokter, perawat, petugas kebersihan dan paramedis untuk menghubungi jaringan kolera darurat.

Dengan bantuan dana dari Bank Dunia, WHO menyiapkan pusat perawatan dengan masing-masing 50-60 tempat tidur, diawasi oleh  sekitar 14 staf yang bekerja sepanjang waktu. 

Advertisement