JAKARTA – Juru bicara Wakil Presiden Jusuf Kalla, Husen Abdullah, memberikan keterangan terkait dugaan pertemuan Wapres JK dengan PM Israel Benjamin Netanyahu di sela-sela rapat Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, pekan lalu.
“Saya belum dapat kepastian karena saya tidak sedang bersama pak JK ketika pertemuan itu terjadi. Tapi mungkin saja beliau bertemu (PM Netanyahu) karena kan banyak kepala negara yang hadir dalam rapat PBB tersebut,” ucap Husen, Senin (1/10/2018).
“Forum PBB kan ramai, hampir semua pemimpin negara yang hadir jadi tidak menutup kemungkinan satu dan lainnya bertemu baik secara formal maupun informal,” lanjutnya,
Husen mengatakan jikapun terjadi pertemuan JK dan Netanyahu, pasti berfokus membahas soal konflik Palestina dan Israel.
Selama ini, Indonesia berkeras enggan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel sebagai bentuk protes pemerintah terhadap pendudukan ilegal negara itu di wilayah Palestina.
Meski tak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, Husen mengatakan Indonesia tetap bisa berkomunikasi dengan negara tersebut demi memperjuangkan hak kemerdekaan Palestina.
“Politik luar negeri Indonesia kan salah satunya terus mendukung perjuangan rakyat Palestina, mungkin saja mereka (JK-Netayahu) bertemu dan membicarakan masalah ini. Sebab, bagaimana kita mau membantu Palestina jika kita tidak berhubungan dengan Israel,” kata Husen, dikutip CNN Indonesia.
Sebelumnya kabar pertemuan keduanya diinformasikan The Jerusalem Post, dimana kantor Benjamin Nentanyahu juga tidak memberikan respons atau keterangan terkait pertemuan ini.





