Kota Bengkulu – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Fatmawati Soekarno meminta warga Provinsi Bengkulu waspada terhadap cuaca buruk akibat Siklon Anggrek.
Siklon ini berpotensi menyebabkan bencana dengan hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.
Prakirawan BMKG, Muhammad Fajar, mencatat peningkatan curah hujan dan gelombang tinggi di Bengkulu. Meskipun Siklon Anggrek masih jauh dari daratan, dampaknya tetap dapat memengaruhi cuaca di provinsi tersebut.
“Dari pengamatan citra radar sudah ada peningkatan curah hujan di wilayah Bengkulu. Selain itu, siklon ini juga berdampak terhadap tinggi gelombang yang diperkirakan mencapai tiga meter,” kata Fajar, dilansir dari Antara.
Masyarakat diimbau untuk mengambil langkah-langkah pencegahan terhadap potensi banjir dan tanah longsor.
BMKG juga mengajak masyarakat untuk memantau perkembangan cuaca melalui saluran resmi mereka.
“Kami imbau warga untuk berhati-hati terkait kemungkinan terjadinya banjir dan longsor, terutama di wilayah rawan banjir dan longsor,” ujarnya.





