Warga Cianjur Diminta Waspada Gempa Susulan terutama Saat Malam Hari

Ilustrasi Sejumlah warga di Kampung Cikamunding, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memunguti besi dari puing reruntuntuhan bangunan terdampak gempa, Selasa (13/12/2022). (Foto: Tribun Jabar)

CIANJUR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, meminta warga yang sudah kembali ke rumah agar siaga dan waspada terutama pada malam hari.

Kepala BPBD Cianjur, Fatah Rizal di Cianjur Selasa, mengatakan akibat gempa susulan 4.3 magnitudo yang mengguncang Cianjur Selasa dini hari menyebabkan 10 orang warga mengalami luka-luka, sebagian besar tertimpa langit-langit dan genting yang jatuh.

“Sedangkan beberapa orang di antaranya mengalami luka ringan saat panik berlari ke luar rumah dan terjerembab. Kami mengimbau warga agar tidak panik dan tetap waspada terutama yang sudah kembali mengisi rumahnya,” katanya.

Pihaknya mengimbau warga yang rumahnya rusak sedang, lebih baik mengisi hunian darurat atau hunian sementara terlebih yang berisiko ambruk, untuk yang rumahnya rusak ringan, tetap waspada dengan menyiapkan berbagai cara agar tidak mengalami kesulitan saat menyelamatkan diri.

Pastikan lokasi tidur saat malam hari tidak jauh dari pintu keluar, sehingga saat gempa terjadi dengan mudah mengamankan anggota keluarga terutama anak-anak dan orang tua. Bahkan ungkap dia, sejumlah warga kembali menerapkan ronda malam sebagai upaya keamanan dan mengingatkan warga saat terjadi gempa.

“Intinya tidak panik dan selalu waspada karena kita tidak bisa memprediksi kapan gempa susulan akan terjadi, harapan kami tidak ada lagi gempa susulan yang dapat merusak,” katanya.