Warga Diminta Waspada Banjir Material Vulkanik Gunung Karangetang

Ilustrasi Sebanyak 28 kepala keluarga yang tinggal di Kulu dan Kola-Kola, Kelurahan Bebali, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulut, masih diungsikan pascaerupsi Gunung Karangetang. (Foto: ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro)

MANADO – Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) mengingatkan warga yang tinggal di lereng Gunung Karangetang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, untuk mewaspadai banjir material vulkanik saat hujan deras.

Menurut Ketua Pos PGA Karangetang, Yudia P Tatipang, material vulkanik dari erupsi yang ada di puncak dan tubuh gunung berpotensi berbahaya jika terkena hujan deras dalam waktu lama.

Material vulkanik tersebut bisa terbawa air hujan dan meluncur deras menuju sungai-sungai yang berhulu di puncak kawah.

“Tetap waspada, jangan melakukan aktivitas di sungai saat hujan lebat karena dapat membahayakan keselamatan jiwa,” ujarnya di Manado, Rabu (16/10/2024).

Yudia juga menambahkan bahwa kondisi material vulkanik di puncak kawah dan tubuh gunung sangat labil dan mudah longsor. Warga diminta mematuhi radius bahaya Gunung Karangetang untuk menghindari potensi bahaya.

BMKG telah mengeluarkan peringatan dini mengenai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diperkirakan akan terjadi di sebagian besar wilayah termasuk Kabupaten Kepulauan Sitaro, hingga 17 Oktober 2024.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here