Warga Gresik Tewas saat Bagikan Makanan pada Korban Banjir

ilustrasi

GRESIK – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Tarso Sagito mengatakan banjir akibat luapan Kali Lamong yang merendam ratusan desa di empat kecamatan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur menewaskan satu orang.

Korban yakni Putra Bima Yuda (14), warga Dusun Pulorejo Desa Pucung, dan tewas karena terpeleset pada saat membagikan bantuan makanan di tengah arus banjir yang cukup deras, sehingga membuat korban terbawa arus.

Kapolres Gresik, AKBP Wahyu S Bintoro saat memantau banjir juga langsung mendatangi kediaman korban.

“Iya benar ada anak terpeleset usai membagikan nasi bungkus terbawa arus, kita ke sini takziah ikut berbelasungkawa ke rumah korban,” kata Wahyu, dilansir Antara.

Sementara itu, empat kecamatan yang terkena banjir meliputi Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme, dan Menganti akibat meluapnya Sungai Lamong, setelah hujan lebat yang melanda wilayah itu.

Total desa yang tergenang mencapai 17 desa dengan ratusan rumah tergenang dengan ketinggian antara 90 cm hingga 1 meter, di antaranya Desa Ngampel dengan total 11 rumah tergenang, Desa Dapet (66 rumah), Desa Banjaragung (90 rumah), serta Desa Wotansari (258 rumah).

Selain itu, Desa Karangsemanding 280 rumah tergenang, Desa Sedapurklagen (217 rumah), Desa Deliksumber (200 rumah), Desa Kedungrukem (603 rumah), Desa Munggugianti (320 rumah), serta Desa Dungus (364 rumah).

Advertisement