Warga Jabar Diimbau Tetap Waspada Bencana

foto : ayobandung.com

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher)  menghimbau masyarakat agar tetap melalukan ativitas normal pasca gempa 6,9 SR di Tasikmalaya, namun tetap harus waspada.

 

Dia mengatakan penanganan pacsa bencana yang dilakukan saat ini diantaranya dengan mengevakuasi warga serta melakukan mitigasi bencana atau upaya untuk mengurangi resiko bencana.

“Tentu kalau yang rumahnya baik-baik saja selesai dan aman walaupun masih ada trauma, sekarang kita data rumah-rumah yang rusak,” kata dia.

Penanganannya, lanjutnya, ialah pertama menenangkan masyarakat, lalu kami akan melakukan mitigasi dan normalisasi pascabencana. “Sehingga Insya Allah tertangani,” katanya, dikutip Antara, Minggu (17/12/2017).

Gempa yang berlangsung lebih dari 30 detik ini merupakan gempa berskala menengah yang terasa hingga ke sejumlah wilayah Pulau Jawa.

Lima menit setelah gempa terjadi, sistem diseminasi BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah selatan Jawa Barat, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Selanjutnya, BMKG melakukan monitoring tsunami gauge di Pangandaran, Pamayang Sari, Binangeun (Banten) dam Pacitan (Jawa Tengah).

Dari hasil monitoring di beberapa stasiun tsunami gauge yang dekat dengan pusat gempa menunjukkan tidak ada rekaman kenaikan muka air laut, sehingga BMKG melakukan Pengakhiran Peringatan Dini Tsunami pada pukul 02.26 WIB atau sekitar 2 jam setelah gempa terjadi.

Advertisement