Dua Kasus Korupsi Jerat Netanyahu, Ribuan Demonstran Kembali Tuntut Kemundurannya

TEL AVIV – Ribuan orang  berbaris di Tel Aviv untuk memprotes Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu atas dugaan korupsi yang telah dilakukannya.

Protes berlangsung di  minggu ketiga, pada Sabtu (16/12/2017), setelah dua pekan sebelumnya demonstrasi juga dilakukan dimana para demonstran berkumpul di Boulevard Rotschild, dan mereka meneriakkan slogan-slogan melawan Netanyahu.


Sejak tahun lalu, Netanyahu telah menjadi subyek investigasi kriminal dalam dua kasus korupsi yang terpisah. Dia berulang kali membantah melakukan kesalahan.

Kasus pertama melibatkan produser Hollywood Arnon Milchan, yang diduga meminta untuk membeli barang mewah untuk Netanyahu dan istrinya Sara Netanyahu.

Kasus kedua berkaitan dengan tuduhan bahwa Netanyahu melakukan kesepakatan untuk liputan media yang menguntungkan dengan Arnon Mozes, penerbit surat kabar berbahasa Ibrani populer Yedioth Ahronoth.

Istri Netanyahu, Sara, juga telah diperiksa oleh polisi terkait dugaan korupsi sebelumnya.

Dia dituduh menerima hadiah “mewah dan tidak pantas” dari pengusaha kaya dan membayar suap kepada seorang mogul media sebagai imbalan atas liputan yang menguntungkan.

Dia juga telah diinterogasi dalam konteks investigasi yang sedang berlangsung atas tuduhan bahwa Netanyahu menggunakan dana negara untuk pengeluaran pribadi.

Advertisement