BANTEN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mengimbau warga yang tinggal di daerah aliran sungai (DAS) untuk mewaspadai banjir akibat curah hujan cenderung meningkat.
Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Kaprawi mengatakan masyarakat yang tinggal di DAS mencapai ribuan kepala keluarga(KK), sehingga harus diwaspadai kemungkinan terjadi bencana banjir.
Selama ini, wilayah Kabupaten Lebak masuk kategori rawan banjir karena memiliki 17 sungai besar dan ratusan anak sungai.
Kawasan hulu sungai itu terdapat Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) dan hutan lindung serta hutan adat Badui.
Apabila, intensitas curah hujan tinggi dapat menimbulkan luapas arus sungai besar, di antaranya Sungai Ciujung, Sungai Ciberang, Sungai Cisimeut, Sungai Cimadur, dan Sungai Cicinta.
“Kami sudah menyampaikan peringatan dini bencana banjir kepada camat, desa atau kelurahan serta relawan untuk mengantisipasi bencana itu,” katanya, Senin (11/3/2019), dilansir Antara.
Menurut Kaprawi, saat ini sejumlah daerah langganan banjir tersebar di Kecamatan Wanasalam, Banjarsari, Rangkasbitung, Warunggunung, Cileles, Cibadak, Leuwidamar, Bayah, Gunung Kencana, Cikulur, Cimarga, Kalanganyar, Sobang, Cibeber, Cilograng, dan Sajira.





