Waspada Gelombang Tinggi di Penyeberangan Bangka Belitung

Ilustrasi ombak pasang

PANGKALPINANG – Gelombang maksimum mencapai 2,0 sampai 3,0 meter berpeluang terjadi di jalur-jalur penyeberangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Minggu (20/8/2017).

Prakirawan dari Kantor BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Kota Pangkalpinang, Anggun Rahmania mengatakan gelombang maksimum setinggi itu dapat membahayakan keselamatan, karenanya pengguna jasa angkutan laut dan para nelayan tradisional diimbau agar waspada.

Ia menyebutkan potensi gelombang maksimum dengan ketinggian 2,0-3,0 meter dapat terjadi di kawasan utara Pulau Bangka, Selat Gelasa, Selat Karimata, serta di perairan Pulau Belitung bagian selatan dan timur.

Ketinggian gelombang signifikan di jalur penyeberangan Selat Bangka diprakirakan antara 0,25 sampai 1,0 meter, di Selat Galasa dan utara Pulau Bangka antara 0,25 sampai 1,0 meter, sedangkan di Selat Bangka dan Selat Karimata antara 0,25 sampai 1,5 meter.

Dengan ketinggian gelombang maksimum yang dapat mencapai dua kali ketinggian gelombang signifikan, maka ketinggian gelombang di Selat Bangka dan Selat Karimata dapat saja mencapai 3,0 meter.

Kecepatan angin di kawasan perairan diprakirakan berkisar antara 8 sampai 38 kilometer per jam yang rata-rata bertiup dari Timur ke Selatan.

“Kami mengimbau agar warga mewaspadai pasang air laut dengan tidak beraktivitas di pesisir pantai yang terhubung langsung dengan laut lepas,” ujar Anggun Rahmania, dikutip Antara.

Advertisement