JAKARTA-Pemerintah Singapura menyatakan sejumlah warganya telah terjangkit virus Zika.
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pun angkat bicara. JK mengimbau wanita hamil asal Indonesia agar menghindari Singapura sehingga tak terjangkit virus tersebut. Meskipun Singapura sendiri belum menjadikan kasus ini menjadi kejadian luar biasa (KLB).
“Di situ zika itu peringatan keras kepada orang hamil, contohnya. Jadi jangan orang hamil atau hindarilah Singapura, tapi belum menjadikan Singapura itu KLB yang harus dihindari,” kata JK di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (2/9).
Banyaknya warga Singapura yang terdeteksi terjangkit virus tersebut membuat pemerintah Indonesia perlu memperingatkan warganya agar tak melakukan perjalanan ke Singapura. Pemerintah, kata JK, belum akan mengeluarkan larangan perjalanan.
Karena itu, masyarakat dimintanya untuk waspada dan menjaga kesehatannya. JK meyakini, pemerintah Singapura pasti siap untuk menangani pasien yang terjangkit virus zika. “Orang saja kadang-kadang ingin berobat ke Singapura, kalau kena di Singapura itu tentu di Singapura-lah berobatnya sudah langsung saja karena Singapura tentu sudah siap untuk hal tersebut,” kata dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah Singapura menyatakan, setengah dari 151 kasus yang dilaporkan terjangkit virus Zika adalah orang asing, terutama dari Tiongkok, India dan Bangladesh.





