Wayang untuk Maksimalkan Sumber Daya Desa

JAKARTA – Desain pembangunan nasional yang selalu mengutamakan daerah perkotaan, membuat desa semakin terpinggirkan. Guna mendongrak sumber daya desa Pondok Pesantren Pembangunan Miftahul Huda, Cigaru, Majenang, Cilacap, Jawa Tengah menggelar Pekan Budaya Cigaru (PBC)

Ketua Sekolah Tinggi Sufyan Tsauri Majenang sekaligus panitia acara Idris Hasan menuturkan, PBC bertujuan untuk menyikapi, mendiskusikan dan mencari jalan keluar untuk membangkitkan perekonomian desa melalui konsep budaya.

“Acara PBC dimulai dengan seminar-seminar dan diskusi yang diisi oleh pelbagai disiplin ilmu dan guru besar dari UI, UGM dan IAIN Purwokerto,” ujar Idris kepada

Dengan cara tersebut diharapkan pula informasi, komunikasi dan pengetahuan antar pihak dapat mengalir lebih lancar, dinamis dan menyenangkan sehingga lebih berdaya dalam melakukan proses transformasi sosial.

Setelah itu acara PBC akan dilanjutkan dengan karnaval Sedina Dadi Wayang atau ‘Sehari Menjadi Wayang’. Tema wayang dipilih karena merupakan bentuk kesenian paling populer dan atraktif di mata masyarakat desa, di samping mengandung unsur transformasi moral dan spiritual.

Agar lebih menarik, wayang ditampilkan sesuai selera visual dan pertunjukan masa kini yang lebih bebas dan luwes dalam berkespresi namun dengan tetap menjaga semangat. Para pemain yang berasal dari masyarakat, santri dan komunitas bakal mengenakan kostum wayang, adat dan pakaian eksprimental sebagai manifestasi rasa syukur dan kreativitas.

Karnaval akan berlangsung dari makam pahlawan di alun-alun kota Majenang menuju lokasi pondok pesantren di dusun Cigaru sebagai refleksi terhadap perjuangan KH Sufyan Tsauri sebagai pengasuh pesantren sekaligus tokoh kharismatis masyarakat Majenang dalam memimpin perang gerilya.

“Iya acara ini digelar juga sebagai haul Kh Sufyan Tsauri dimana beliau mulai memimpin perang geriliya melawan penjajah dari sini,” tambahnya

PBC juga akan dimeriahkan oleh para santri yang membuat batik, lokakarya pengobatan herbal, bimbingan menulis kreatif oleh sastrawan Raudal Tanjung Banua, pelatihan menggambar dan lain sebagainya.

Advertisement