Yunani dan Turki Digoyang Gempa 6,7 SR

Ilustrasi gempa

YUNANI (KBK) – Sedikitnya dua orang tewas di Pulau Kos Yunani, Jumat (21/7/2017), ketika gempa berkekuatan 6,7 SR mengguncang kawasan wisata musim panas yang populer di Kepulauan Dodecanese di Yunani dan pantai Aegean di Turki.

Pulau Kos paling dekat dengan pusat gempa dan tampaknya merupakan kota terparah. Giorgos Halkidios, pejabat pemerintah daerah Kos, mengatakan jumlah korban luka lebih dari 100 orang.

“Dua atau tiga di antaranya dalam kondisi serius dan sedang dalam operasi,” katanya.

Ia mengatakan, yang terluka kebanyakan dari orang-orang yang berada dalam sebuah bangunan yang roboh. Layanan feri dihentikan karena kerusakan di pelabuhan utama Kos, di mana benteng abad ke 14 juga rusak. Sebuah menara dari sebuah masjid tua juga rusak.

“Di pulau ini tidak begitu bermasalah, namun kota utama yang memiliki masalah,” kata Walikota Kos Giorgos Kyritsis kepada media Yunani yang dikelola pemerintah.

“Bangunan yang terkena dampak sebagian besar sudah bangunan tua,” tambahnya.

Pusat gempa tersebut berjarak sekitar 10,3 kilometer selatan resor utama Turki Bodrum, sebuah magnet bagi wisatawan di musim panas, dan 16,2 kilometer sebelah timur pulau Kos di Yunani, kata Survei Geologi AS.

Ini memiliki kedalaman 10 kilometer, kata USGS.

Sementara itu di Turki, gambar-gambar televisi menunjukkan kerumunan penghuni dan turis yang cemas di jalanan.

“Masalah terbesar saat ini adalah pemadaman listrik di daerah tertentu (di kota),” walikota Bodrum Mehmet Kocadon mengatakan kepada televisi NTV.

“Ada kerusakan ringan dan tidak ada laporan korban tewas,” di daerah tersebut.

Pasien rumah sakit pemerintah, di Bodrum akhirnya dievakuasi karena retakan akibat gempa, pasien pun diperiksa di halaman luar.

Seperti dikutip dari Al Jazeera, Gubernur provinsi Mugla selatan – tempat Bodrum berada – mengatakan beberapa orang luka ringan setelah jatuh dari jendela karena panik.

Advertisement