TANAH DATAR – Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) memaksimalkan penggunaan drone thermal untuk mencari korban banjir lahar dingin Gunung Marapi yang hilang di Sumatra Barat (Sumbar).
Kepala Basarnas, Kusrowo, dalam keterangannya, Selasa (21/5/2024) malam, menyatakan bahwa sejumlah drone thermal digunakan oleh petugas SAR di lapangan untuk mencari 11 korban banjir yang dilaporkan hilang.
Pusat Data dan Informasi Basarnas mengonfirmasi bahwa dari 11 korban tersebut, satu orang berasal dari Kabupaten Agam dan 10 lainnya dari Kabupaten Tanah Datar. Mereka hilang sejak banjir lahar dingin Gunung Marapi melanda pada Sabtu (11/5/2024).
Dalam operasi SAR, drone thermal dengan kemampuan deteksi dan resolusi 640×512 piksel diterbangkan pada ketinggian rendah sekitar 2-2,5 meter di atas permukaan tanah, menyusuri tepian sungai, dan lokasi tumpukan material sisa banjir yang telah dipetakan sebelumnya.
Area pencarian oleh 120 personel SAR yang terbagi dalam enam tim kini diperluas hingga melintasi kabupaten terdekat seperti Padang Gantiang, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Sijunjung, dan Lima Kaum, Parambahan di Kota Sawahlunto.
“Hasil pelaksanaan operasi SAR untuk hari ini memang masih nihil tapi tim di lapangan akan terus berusaha bekerja sesuai dengan standar operasional prosedur yang ada,” kata Kusrowo, yang saat ini masih berada di Posko Taktis Basarnas yang menempati halaman Kantor Bupati Tanah Datar.
Ia menambahkan bahwa semua tim yang bertugas selalu optimis dan memanfaatkan semua sumber daya yang ada. Selain drone, tim juga menggunakan alat berat dan anjing pelacak terlatih dari Polri untuk mencari korban yang belum ditemukan.
Meskipun operasi SAR idealnya berlangsung tidak lebih dari tujuh hari atau yang disebut masa golden time, Kusrowo menyatakan bahwa kelanjutan operasi yang telah berlangsung selama 11 hari ini akan diserahkan kepada pihak keluarga atau ahli waris korban.
Kusrowo berharap warga yang mengetahui atau memiliki informasi mengenai keberadaan terakhir korban yang hilang untuk melapor kepada petugas karena informasi tersebut sangat bermanfaat dalam upaya pencarian.





