203 WNI Masih di Lebanon, Kemlu Serukan Segera Pulang Pakai Pesawat Komersil

Serangan udara di Lebanon pada 28 Juli 2024/ foto: Getty Images via BBC

JAKARTA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) telah mengeluarkan imbauan bagi WNI di sejumlah negara di Timur Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan.

Bahkan, Kemlu meminta WNI yang berada di Lebanon untuk segera meninggalkan wilayah tersebut, ditengah konflik Hizbullah dan Israel yang tengah meningkat.

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kemlu Judha Nugraha mengatakan saat ini sebanyak 203 Warga Negara Indonesia masih berada di Lebanon.

Dia juga menambahkan, saat ini masih terdapat penerbangan komersil yang bisa menjadi mengakomodasi para WNI untuk keluar wilayah Lebanon,  “Penerbangan komersial hingga saat ini masih tersedia untuk keluar Lebanon. Bagi yang memerlukan bantuan, KBRI Beirut akan membantu fasilitasi,” kata Judha, Senin (5/8/2024).

Secara total, Judha melaporkan saat ini setidaknya 1.435 orang Indonesia masih berada di Lebanon. Sebanyak 203 warga negara sipil Indonesia, dan 1.232 prajurit TNI yang saat ini masih berada di Lebanon.

“Saat ini ada 203 WNI di Lebanon. Tidak termasuk Kontingen TNI di UNIFIL yang berjumlah sekitar 1.232 personil,” lanjutnya, dikutip Sindonews.

Sebelumnya diberitakan Kementerian Luar Negeri mengimbau masyarakat Indonesia untuk saat ini tidak melakukan perjalan atau bepergian ke Lebanon, Iran, dan Israel. Hal ini berkaitan dengan situasi yang memanas di negara tersebut.

“Mencermati perkembangan kawasan Timur Tengah akhir-akhir ini, demi keselamatan dan keamanan, kami mengimbau kepada WNI untuk sementara waktu tidak melakukan perjalanan ke Lebanon, Iran dan Israel, sampai kondisi keamanan membaik,” tulis pernyataan Kemlu, di laman resminya.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here