JAKARTA – Pemerintah telah menyiapkan 2,5 hektare lahan untuk pembangunan sekitar 200 hunian bagi korban gempa Cianjur yang terletak di Desa Sinargalih, Cianjur, Jawa Barat.
“Rencana relokasi itu sudah ada lahan yang nanti akan dimulai tahap pertama itu adalah ditempatkan lahan 2,5 hektare kira-kira bisa menampung 200 hunian baru,” kata Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (1/12/2022).
Muhadjir memastikan, sisanya akan disediakan lahan oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur di beberapa lokasi lain. Nantinya, kata dia, pihak Badan Pertanahan Negara (BPN) yang akan mengurus sertifikat lahan tersebut.
Khusus rehab dan rekon di tahap pertama, Muhadjir menyebut, pemerintah menargetkan merampungkan sebanyak 8.341 rumah. Nantinya secara simbolis akan langsung diserahkan oleh Presiden Joko Widodo pada Senin pekan depan.
”Untuk tahap 1 nanti akan ada sebanyak 8.341 rumah yang akan segera diperbaiki dalam waktu dekat. Insyaallah, bapak Presiden hari Senin yang akan datang berkenan hadir langsung bertemu dengan para korban yang nanti akan mendapatkan bantuan langsung dari pemerintah untuk tahap rehab rekon yang tahap pertama atau rombongan pertama,” ucap Muhadjir, dikutip dari kumparan.com.
Menambahkan pernyataan Muhadjir, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyebut bahwa lahan seluas 2,5 hektare yang disiapkan pemerintah itu berada di desa Sinargalih, Cianjur, Jawa Barat.
Untuk keamanannya, Basuki memastikan seluruh pembangunan akan menggunakan Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) yang diklaim cukup kuat untuk menahan gempa.
”Sekarang sudah land clearing dan segera kami mempunyai rumah RHISA yang tahan gempa yang sudah proven teknologinya. Di Cianjur ada beberapa rumah sekolah juga yang dengan RHISA masih tetap tegar sedangkan yang di sampingnya runtuh. Jadi, kita sudah proven yang kita pakai di Aceh di NTT, NTB, di Sulawesi Tengah, itu dengan teknologi RHISA,” ungkap Basuki.
Nantinya, setiap kepala keluarga yang direlokasi, masing-masing akan memperoleh hak atas rumah dengan luas lahan bervariasi mulai dari 36 m2 hingga 90 m².
”Nah, ini akan kita bangun di Cianjur yang tahap pertama seperti yang disampaikan pak menko tadi 200 rumah tipe 36 dan tadi diputuskan di rapat ini dengan luas lahan 90 m² untuk setiap KK yang direlokasi,” kata Basuki.





